Perintah untuk bersatu & Menjauhi Perpecahan

Kajian bersama Ust Muhammad Umar Assewed membahas kitab Lamuddur Mantsur yang merupakan rangkaian nasehat  diambil dari Al Quran, Hadits & perkataan Ulama, kali ini membahas   Bab “Perintah untuk berpegang pada jamaah kaum muslimin dan pemimpin peminpin mereka serta peringatan dari berpecah belah”

Diantaranya firman Allah dalam Surat Al-Imran ayat 105 yang artinya: “Jangalah kalian menjadi mereka yang berpecah belah & berselisih”

Dalam firman Allah yang lain “Bahwasanya mereka yang memecah belah agama mereka menjadi kelompok kelompok & aliran aliran maka engkau wahai rasul bukan termasuk dari golongan mereka sedikitpun”

Disebutkan dalam hadits :  “Jama’ah/persatuan adalah nikmat dan pepecahan adalah adzab”.

Juga dalam Hadits : “ Barangsiapa yang keluar dari ketaatan dan keluar dari jama’ah kaum muslimin maka akan mati dalam keadaan jahiliyah (mati dalam keadaan bermaksiat).

Hadits yang dikeluarkan Imam Ahmad, Imam Bukhori, Hakim, Ibn Hibban dan yang lain : “3 golongan yang tidak dipedulikan yaitu salah satunya adalah seseorang yang dalam keadaan memisahkan diri dari jama’ah dan yang bermaksiat kepada pemimpin mereka”

Dalam Hadits yang lain yang dikeluarkan oleh Imam Ahmad, Al Hakim & Ad Dzahabi: “Siapa yang keluar dari jama’ah kaum muslimin sejengkal saja maka dia telah melepaskan ikatan keislaman dari lehernya hingga dia rujuk, dan barangsiapa yang mati dalam keadan tidak memiliki jama’ah maka ia mati dalam keadaan jahiliyah”

Perkataan Muadz Ibn Jabal (dalam Kitabul Ibanah)  :”Tangan Allah adalah diatas Jama’ah dan barangsiapa menyediri maka sungguh Allah akan biarkan dia dalam kesendirianya/kesulitannya”

Perkataan Al Auza’i : “5 perkara yang berada diatsnya para sahabat  & para tabi’in diantaranya adalah prinsip berada diatas Al Jama’ah”

Masih banyak nasehat dari para salaf untuk terus berpegang teguhh diatas jama’ah & peringatan dari sikap berpecah belah, serta  dilanjutkan pada pembahsan berikutnya untuk terus mentaati penguasa serta larangan untuk memberontak

Selengkapnya bisa di download

 

Share This Post

Recent Articles

One Response to “Perintah untuk bersatu & Menjauhi Perpecahan”

  1. abuwildan aljakarty says:

    Bismillaah
    Semoga Alloh mudahkan ana tuk hadir di kajian kitab tsb diatas…
    jadi teringat kala pertama ikut taklim perdana kitab tsb di kalangan ikhwah bermanhaj salaf di bilangan Pancoran tepatnya di Masjid AL-ABROR (sebelumnya ana 8th berkubang di firqoh TAKFIRY-NII). Namun kajian tsb tdk berlangsung langgeng, dikarenakan ada beberapa pengurus yg tdk menyukai adanya kajian bermanhaj AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH DG PEMAHAMAN SALAFUSH-SHOLIH..
    Setelah itu kami berpindah-pindah tempat, a/l: Masjid di kompleks UNIVERSITAS RS.ISLAM di bilangan cempaka putih, yg ikut bernasib sama.. karena ada hasad dari pengurus yg tdk menghendaki adanya DAKWAH SALAF NAN BAROKAH hadir disitu, setelah itu kami mencoba sebuah Masjid dibilangan Rw.Mangun dekat RS.Persahabatan atas usaha al akh Abubakar dedi yg waktu itu mukim dkt lokasi masjid tsb, dan kini bermukim dkt Fatahillah, salah satu MARKAZ DAKWAH SALAF DI WIL.JABODETABEK.
    Barokallohufiekum

    akhukum fillaah
    hamba yg dho’if dan mengharap ampunan dari Alloh ROBBUL ‘ARSYIL ‘AZHIEM

    abuwildan aljakarty

Leave a Reply


nine − = 7

© 2014 Radio Syiar Tauhid. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie